Goodbye Rex…!

November 21, 2008

SAYA belum sempat bertemu dengan Presiden Rex, Hasbi Burman, untuk menanyakan bagaimana perasaanya setelah republik “pusat jajanan” tempat ia berkuasa digerogoti oleh budaya baru bernama konsumtif. Saya tak mau mereka-reka perasaanya dengan tulisan imajiner. Makanya, saya tuangkan uneg-uneg sendiri di tulisan ini.

Saya terkejut setelah tahu 21 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sepakat patungan mengumpulkan dana untuk mengubah Rex yang berciri tradisional menjadi pusat jajanan kuliner modern. Saya membayangkan, jejak tradisionalitas Rex hanya akan terekam dalam puisi atau corat-coret karya Pak Hasbi.

(more…)

Kemenangan Obama, Kemenangan Israel

November 14, 2008

BARACK Hussein Obama menang telak atas John Mc Cain dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 4 November lalu. Tampilnya Obama sebagai kampiun di negara adidaya itu telah memunculkan catatan istimewa dalam sejarah AS. Obama menjadi warga keturunan kulit hitam pertama yang berhasil melangkah ke Gedung Putih.

Kemenangan Obama disambut ledakan histeria jutaan pendukungnya. Hebatnya, histeria atas keberhasilan mantan murid sebuah SD di Jakarta itu tidak hanya terjadi di AS, melainkan juga di Indonesia. Padahal, tidak ada seorang pun warga negara Indonesia yang memberikan suaranya untuk Obama. WNI di sini hanya sebatas penggembira.

(more…)

Sajak dalam Sunyi

Dalam sunyi
di balik kabut
di pagi buta
aku tertatih
mengejar engkau
bidadari yang hilang bersama gerimis

Andi Irawan
Banda Aceh, 12 November 2008

Hilang

November 7, 2008

SAAT naik ke kelas dua SD, ayah menghadiahkan saya sepeda BMX maroon. Dibeli dari toko milik seorang WNI turunan Tionghoa, A Lok. Entah berapa harganya. Saya menerima sepeda itu dengan perasaan biasa-biasa saja. Tidak ada yang terlalu menarik.

Sepeda itu saya dayung ke balee tempat mengaji di ujung kampung atau ke sekolah. Teman-teman bilang sepeda itu bagus. Tapi, saya tidak pernah merasakannya. Bagi saya, sepeda itu hanya besi dilengkapi sadel, pengayuh, dua roda, gir dan rantai. Tidak lebih.

(more…)

Taman yang Paling Indah

Taman yang paling indah, hanya taman kami
Taman yang paling indah, hanya taman kami
Tempat bermain, berteman banyak
Itulah taman kami, taman kanak-kanak

ITU sebait lagu yang selalu dinyanyikan anak-anak di TK, menggambarkan keceriaan bermain dan bergaul. Dunia anak-anak memang dunia yang menarik, penuh tawa, petualangan dan keceriaan. Bagi mereka, setiap hari baru adalah gerbang ke penjelajahan baru. Membuat anak-anak tertarik, tak memerlukan kecanggihan berlebih. Bahkan, genangan air becek pun, bagi anak-anak dapat menjadi mainan mengasyikkan.

(more…)